Pengertian Patahan (Sesar)

4:28 AM

1. Pengertian Patahan (Sesar)

Menurut ilmu geologi, Patahan (Sesar) adalah fraktur planar atau diskontinuitas pada suatu volume batuan, di mana telah terjadi perpindahan signifikan sebagai hasil dari gerakan massa batuan.

Patahan (sesar) yang besar dalam lempengan bumi adalah akibat dari proses lempeng tektonik (Diatropisme). Karena merupakan yang terbesar maka akan membentuk batas-batas antar lempeng. Pelepasan energi yang terjadi akan menghasilkan gerakan yang cepat dan aktif, itulah awal penyebab utama terjadinya gempa bumi.

Patahan itu sendiri akan selalu mempunyai bidang yang disebut dengan "bidang patahan". Bidang patahan adalah bidang yang mewakili permukaan fraktur patahan. Dalam pembentukannya, patahan meninggalkan jejak yang sering disebut sebagai jejak patahan (jejak sesar). Didalam peta geologi jejak patahan banyak yang berupa garis yang biasa disebut sebagai garis patahan (fault line) yang merupakan perpotongan bidang patahan dengan permukaan tanah. 

Patahan biasanya tidak berdiri sendiri, sehingga para ahli geologi memunculkan istilah zona patahan. Zona patahan adalah zona deformasi kompleks yang berhubungan dengan keberadaan bidang patahan.

Didalam patahan juga terdapat lembah patahan yaitu (slank/graben) dan juga pegunungan patahan.
Baca Juga : Pengertian dan Contoh Pegunungan Patahan

Gambar patahan dan terminalogi pembentukannya. 

Dalam pergerakannya, patahan (sesar) akan memotong sejumlah blok batuan. Proses ini akan menghasilkan hanging wall dan footwall. Berdasarkan definisinya, "hanging wall" merupakan blok batuan yang berada di atas bidang patahan, sedangkan "footwall" merupakan blok batuan yang berada dibawah bidang patahan. Terminologi ini tercipta dari dunia pertambangan yaitu ketika sekelompok penambang yang sedang bekerja di tubuh mineral (ore body) yang berbentuk tabular, mereka berdiri diatas footwall dibawah kakinya dan hanging wall berada di atasnya.

2. Mekanisme Pembentukan Patahan (Sesar)

3. Bentuk Bentuk Patahan

A. Bentuk Patahan Vertikal

B. Bentuk Patahan Horizontal

C. Bentuk Block Mauntain

D. Bentuk Oblique

4. Jenis-jenis Patahan (Sesar)

Share this with short URL: Get Short URLloading short url

Share this

Seorang blogger pemula yang masih belajar dalam menulis sebuah artikel yang menarik dan berkualitas untuk dibaca.


Artikel Menarik Lainnya

Next Article
Next Post
Previous Article
Previous Post
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments